Benteng Langkat

Kepalanya Ditembak Karena Pergoki Pelaku Ambil TBS di Perkebunan Blangkahan

Jaka Ginting (kanan) saat bajunya ditarik BS di areal perkebunan Blangkahan, Dusun Traktoran, Desa Suka Damai, Kecamatan Kuala, Langkat, belum lama ini.

KUALA, BENTENGLANGKAT.com– Jaka Ginting (21), mengalami kejadian nahas saat mengendarai sepeda motor Supra Fit di areal perkebunan Blangkahan, Dusun Traktoran, Desa Suka Damai, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Jumat (20/7/2018) sore sekira pukul 15.30 WIB, lalu. Sepeda motornya warga Dusun IV, Desa Balai Kasih, Kecamatan Kuala, ini tiba-tiba dipepet dan diberhentikan tersangka BS bersama temannya.

“Ngapain kau lewat sini?” ujar Jaka Ginting menirukan perkataan tersangka BS. Lalu dijawab korban;”Aku keliling bang dan aku kan anggota humas.”

Ternyata BS tidak puas dengan jawaban korban. Kemudian BS melakukan pemukulan mengunakan tangan kosong ke tubuh Jaka berulang-ulang. Tak hanya itu, BS juga meletuskan senjata laras pendek jenis senapan angin yang dimodifikasi.

Akibatnya, Jaka mengalami luka di bagian kepala belakang dan mengeluarkan darah. Namun, pelaku BS tidak memperdulikannya dan tetap mengancam kembali dengan mengatakan;” Kalau kau berani pergi kutembak lagi!”

Saat itu, BS kembali melakukan penganiayaan dengan memukul tubuh korban mengunakan gagang senapan laras pendek jenis senapan angin yang dimodifikasi tersebut. Setelah kejadian itu, teman korban bernama Caren datang dan berusaha melerai.

Kesempatan itu kemudian dimanfaatkan Jaka untuk menyelamatkan diri dengan mengendarai sepeda motor. Lalu, oleh Caren dan seorang rekannya yang lain Irfan membawa korban Jaka untuk mendapat penanganan medis ke Pukesmas Kuala. Kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Delia dan diopname sampai saat ini.

Kasus itu kini ditangani pihak kepolisian. Kasubbag Humas Polres Langkat, AKP Arnold Hasibuan mengatakan, pelaku penembakan terhadap Jaka Ginting masih dalam pencarian.

Terpisah, Kapolsek Kuala AKP Antony Sinamu menuturkan jika timnya sedang melakukan pengintaian untuk mengamankan BS.

“Ini lagi di lapangan anggota. Pelakunya ada dua orang. Penganiayaan kasusnya. Keluarga korban sudah buat laporan Jumat,” ujar Kapolsek Kuala.

Dijelaskan Antony, korban Jaka ditembak pakai senapan angin rakitan yang dibuat jadi pendek. Pelurunya timah. Saat terjadi penembakan, pelurunya melenceng dan melukai bagian kepala korban.

Soal motif penembakan tersebut, Kapolsek mengatakan masih didalami.

Sementara itu, informasi diperoleh jika BS saat itu tepergok korban Jaka sedang mengambil tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. BS diduga tidak senang karena Jaka melihatnya saat mengambil kelapa sawit sehingga melakukan penganiayaan.