Benteng Langkat

Golkar Targetkan 21 Kursi di DPRD Sumut

Plt Ketua DPD I Golkar Sumut Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

MEDAN, BENTENGLANGKAT.com– Usai menerima SK pelaksana tugas (plt) Ketua DPD Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia Tanjung langsung memimpin rapat pleno pertama bersama sejumlah pengurus DPD Golkar Sumut, Minggu (15/7/2018). Hadir Sekretaris DPD Golkar Sumut Irham Buana, Bendahara Akbar Himawan Buchari, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah 1 (Medan A) Sabar Samsurya Sitepu, Wakil Ketua DPD Iswanda Ramli serta sejumlah pengurus DPD Sumut lainnya.

Pada kesempatan itu, Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengungkapkan jika penunjukan sebagai plt Ketua DPD Golkar Sumut merupakan tugas sangat berat. Sebab, Partai Golkar memiliki target besar di Pemilu Legislatif (pileg) 2019.
“Untuk pileg di Sumut, kita targetkan 21 kursi di DPRD Sumut,” ujarnya.

Untuk meraih target itu, menurut Ahmad Doli Kurnia Tanjung, perlu ada konsolidasi secara maksimal. Bahkan, DPP Partai saat ini tengah berjuang keras agar elektabilitas Golkar bisa naik sehingga target kemenangan di 2019 bisa tercapai.

“Golkar di Sumut tidak pernah kalah. Dengan alasan agar terkonsolidasi secara maksimal, maka DPP memutuskan menunjuk plt,” terang Doli.

Dalam rangka penyusunan format pencalegan yang bakal didaftarkan ke KPU di seluruh kabupaten/kota di Sumut, Doli meminta kepada seluruh DPD II Golkar untuk segera melaporkan seluruh nama-nama caleg yang akan didaftarkan.

“Kita berharap nama-nama caleg yang akan didaftarkan, hari ini (Minggu, red) sudah masuk ke DPD Golkar Sumut, agar nama-nama segera dibawa ke pusat (DPP) untuk ditandatangani Ketua Umum (Ketum) sehingga maksimal pada hari Selasa (17/7/2018) sudah bisa diantarkan ke KPU,” tegas Doli.

(Baca: Ngogesa Sitepu Dicopot, DPP Tunjuk Ahmad Doli Pimpin Golkar Sumut)

(Baca: Golkar: Kita Gak Mau Gara-gara Lambat Tak Punya Caleg)

Pada kesempatan itu, Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengungkapkan DPP Golkar menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas yang sudah dilakukan Ngogesa Sitepu selama ini. Namun, dengan pertimbangan peningkatan kerja dan organisasi, keputusan ini harus diambil.
“Komunikasi dan jaringan antara provinsi dan kabupaten/kota harus baik, begitu juga dengan masyarakat, karena Golkar tidak pernah kalah di Sumut,” tandasnya.